Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Jenis-Jenis Tepung yang Dijual di Pasaran

Tepung merupakan bahan dasar yang banyak dimanfaatkan untuk membuat roti, camilan, dan masih banyak lagi. Bahan ini berasal dari kandungan pati seperti dari beras, singkong, dan biji porang, dan jenis umbi-umbian yang dihaluskan.

tepung

Tepung sendiri memiliki banyak jenis yang bisa Anda bedakan dari bahan asal dan kegunaannya.  Penasaran apa saja jenis-jenis tepung? Berikut adalah daftar jenis tepung yang beredar di pasaran.

Tepung Terigu

Jenis yang pertama ini paling banyak digunakan untuk berbagai olahan. Bahannya berasal dari biji gandum yang dihaluskan. Warnanya putih dan bertekstur lembut. Adapun jenis terigu, yaitu terigu protein rendah, terigu protein sedang, dan terigu protein tinggi.

Tepung Beras

Selain tepung terigu, tepung jenis ini juga sering digunakan untuk berbagai olahan. Tepung beras dibuat dari beras yang ditumbuk dan dihaluskan. Tekstur dan warnanya juga hampir sama dengan terigu, hanya saja warna putihnya lebih pekat, sedangkan terigu umumnya berwarna putih kekuningan.

Jadi Anda harus bisa membedakan, karena masih ada beberapa jenis yang juga berwarna putih pekat. Bahan ini sering digunakan untuk berbagai kue tradisional seperti nagasari, serabi, kue talam, dan bahan dasar bihun.

Tepung Ketan

Jenis yang ketiga ada tepung ketan. Bahan dasarnya terbuat dari beras ketan putih atau hitam yang ditumbuk dan dihaluskan. Tekstur jenis ini lebih kental daripada 2 jenis sebelumnya. Untuk warnanya tepung ketan juga memiliki putih.

Hal yang membedakan dari kedua tepung sebelumnya yaitu tepung ketan akan terlihat lebih bening ketika, sudah diolah. Biasanya tepung ketan digunakan untuk kue onde-onde, kue bugis, getas, dan beberapa kue tradisional lain yang bertekstur kenyal.

Selain itu, jenis tepung ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tepung ketan dipercaya mampu mengontrol gula darah sehingga cocok untuk rutin dikonsumsi Anda yang memiliki diabetes.

Tepung Tapioka

Anda pasti juga familiar dengan tapioka. Jenis ini memiliki kandungan protein yang tinggi. Warnanya putih bening, dan jika dicampur dengan air, teksturnya akan berubah menjadi lengket dan kental.

Dalam bahasa Jawa, jenis ini dikenal dengan nama tepung kanji. Tepung ini biasanya digunakan untuk membuat bakso, batagor, pempek dan masih banyak lagi.

Tepung Maizena atau Tepung Jagung

Selanjutnya ada maizena atau disebut dengan nama lain tepung jagung. Bahan ini sering dimanfaatkan untuk memasak dan membuat bumbu masakan lebih kental. Contohnya saat Anda memasak capjay, maka bisa menggunakan jenis ini.

Tepung maizena berwarna putih pucat. Selain mengentalkan masakan, tapung ini juga bisa Anda gunakan untuk membuat kental pada saus kue atau cookies.

Tepung Hungkwe

Bagi Anda yang gemar membuat kue tradisional pasti tidak asing dengan tepung Hungkwe. Tepung ini dikhususkan untuk kue yang memiliki tekstur kenyal dan lentur, misalnya kue lapis, es cendol, dan semacamnya.

Selain itu, tepung jenis ini memiliki aroma yang khas. Jika tidak ada hungkwe, Anda bisa menggantinya dengan tepung maizena atau sagu. Tapi hanya berlaku di kondisi tertentu seperti puding dan agar-agar.

Tepung Panir atau Tepung Roti

Jenis tepung yang terakhir ada tepung panir atau tepung roti. Jenis ini biasa digunakan sebagai lapisan atas kue. Warnanya oranye keputihan dengan tekstur kasar berbentuk serbuk ukuran kecil-kecil. Kue seperti risoles, katsu, nugget, dan kroket menggunakan panir di lapisan atasnya.

Semua jenis-jenis tepung di atas bisa ditemui dengan mudah, mulai dari pasar tradisional, supermarket, dan swalayan. Setelah membaca penjelasan di atas, kini Anda sudah mengetahui bukan bahwa tepung mempunyai banyak jenis. Setiap jenis bahan tersebut bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

Posting Komentar untuk "Mengenal Jenis-Jenis Tepung yang Dijual di Pasaran"